Opini

Belajar Manajemen Dari Kegiatan di Dapur

Source : Google Images

Tema tentang dapur ini mengingatkan saya dengan prolog cerpennya Mbak Erna dimana dapur tidak hanya sekedar tentang kegiatan memasak, namun kita juga dapat belajar tentang manajemen. 

Anggap saja saat ini kita dalam tahap mendesain ruang dapur kita. Kita akan menentukan kira-kira dimana posisi bukaan jendelanya. Lalu kemudian kita akan menentukan kira-kira meja dapur untuk kompor akan diletakkan dimana. Apakah dekat dengan bukaan atau tidak. Dan juga menentukan apakah bak cuci piringnya ada disebelah kiri atau kanan meja untuk kompor. Kemudian kita akan menentukan letak perabotan dapur seperti kulkas, meja makan, ricecooker, rice box, dsb. Karena peletakan alat-alat elektronik dapur sangat berkaitan dengan jumlah stop kontak yang dibutuhkan, letaknya, dan juga ketinggiannya agar dapur kita terlihat tertata dengan rapi.

Lalu, anggap saja dapur kita sudah terealisasi pengadaannya. Hal lain yang akan dipikirkan juga adalah pekakas dapur. Biasanya mamak-mamak yang doyan masak suka banget beli-beli pekakas dapur seperti panci, pemanggang, sutil, pisau, dsb. Tentu untuk meletakkan pekakas dapur tersebut lebih baik jangan sembarangan karena akan berkaitan dengan kemudahan untuk menjangkau pekakas tersebur. Apalagi kalau sudah masalah pisau dapur misalnya. Wah nggak bisa diletakkan sembarangan nih. Takutnya kesenggol atau apalah bisa berbahaya. 

Selain itu juga ketika melakukan kegiatan memasak. Kita pasti akan menentukan mana yang perlu dilakukan terlebih dahulu. Apakah mencuci sayur? Mengupas bawang lalu mengirisnya? Atau lainnya?

Lalu ketika kegiatan memasak telah selesai. Tugas selanjutnya masih menanti yaitu mencuci pekakas dapur tersebut. Ketika akan mencuci pekakas dapur, kita akan menentukan mana yang akan dicuci terlebih dahulu. Apakah mencuci pekakas yang sangat berlemak sepertin panci (misalnya) atau mencuci piring dan gelasnya terlebih dahulu?

Ternyata kegiatan di dapur tidak hanya sekedar tentang memasak makanan yang sehat untuk keluarga, namun juga kita dapat belajar tentang manajemen yang sebenarnya bisa kita aplikasikan untuk hal lainnya. Setiap kegiatan yang kita lakukan, dimanapun, memberikan pembelajaran tersendiri bagi diri kita asal kita berusahan untuk memaknainya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s