Bunda Sayang

Game Level 8 Bunda Sayang : Memahami Kembali Konsep Rejeki

Cerdas Finansial – Day 01. Tanpa terasa sudah sampai di game level 8 dimana level ini adalah level terakhir untuk cawu 2 ini 😍. Bentar lagi masuk cawu 3, maa syaa Allah, tidak terasa ya.

Pada tantangan 10 hari game level 8 ini adalah tentang cerdas finansial. Berbciara tentang finansial nih yang dipikiran pasti tentang materi. Tapi jika melihat materi game level 8 ini, cerdas finansial tidak hanya sekedar tentang materi, melainkan memahami lagi prinsip dari rejeki itu sendiri.

Sejujurnya, saya bukan tipikal orang yanv pantai mengatur uang, tapi saya tidak boros juga. Saya jarang banget shopping, memang saya bukan shopaholic juga. Tapi, saya paling-sangat boros dalam hal buku dan juga makanan. Dulu waktu masih single, apalagi kalau baru bayaran nih, saya langsung menyisihkan uang untuk beli buku. Kadang suka nggak mikir kalau beli buku πŸ˜…. Tak apa lah ya, karena buku adalah harta berharga untuk saya dan keluarga. Sedangkan urusan makan, saya memang tidak bisa menahan diri jika ada teman yang mengajak makan enakπŸ˜…. 

Sejak menikah saya jadi lebih hemat, ya iya lah, secara yang kerja hanya suami. Namun bukan berarti saya tidak punya usaha untuk bisa mandiri secara finansial juga. Saat ini saya sedang mengusahakan untuk membuka virtual shop dan menjual hasil rajutan 😍. 

Alhamdulillah selama 4 bulan menikah, walaupun yang bekerja hanya suami, alhamdulillah kami tidak pernah merasa kekurangan secara materi. Bahkan kami masih bisa makan enak diluar, nonton di bioskop, berinfaq, dan ngasi ke ibunya si mas. Alhamdulillah. Bahkan tiap menjelang gajian, uang bulan sebelumnya masih ada sisanya. Alhamdulillah.

Saya dan suami sudah sepakat untuk tidak terlalu pusing perkara uang. Yang penting kebutuhan sehari-hari cukup, tetap terkendali, tidak terlalu boros, dan mencari rejeki dengan cara yang halal. Kami sangat percaya bahwa Allah nggak akan mungkin membuat kita sengsara, asalkan kami tetap ikhtiar. 

Saya berpegang teguh dengan value yang ada di ibu profesional yaitu “rejeki itu pasti, kemuliaan yang dicari”. Oleh karenanya saya tidak terlalu ngotot harus punya ini dan itu. Namun bukan berarti kami tidak memiliki keinginan untuk meningkatkan kondisi finansial kami. Kami hanya berusaha lebih ‘kalem’, agar apa yang kami niatkan tidak goyah. 

Semoga kami selalu diberkahi rejeki yang halal πŸ˜‡. 

Advertisements

2 thoughts on “Game Level 8 Bunda Sayang : Memahami Kembali Konsep Rejeki

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s