Kelayapan

Mengintip Sejarah Indonesia di Museum Mpu Tantular

IMG_20171126_095318.jpg
Pendopo dan gedung utama museum (dok. pribadi)

Akhirnya saya berkunjung juga setelah hanya riwa riwi di depan Museum Mpu Tantular melalui jalan layang Buduran.

Yup, Museum Mpu Tantular adalah salah satu museum yang menyimpan berbagai macam artefak-artefak perjalanan sejarah Indonesia. Museum Mpu Tantular sendiri terletak di jalan Raden Moh. Mangundipi, Siwalanpanji, Sidoarjo. Kalau yang sering melintas di jalan layang Buduran pasti tahu museum ini.

Menurut Om Wikipedia, museum ini awalnya bernama Stedelijk Historisch Museum Soerabaia yang didirikan oleh Godfried von Faber pada tahun 1933 dan diresmikan pada 25 Juli 1937. Dan saat ini museum tersebut sudah dikelola oleh Unit Pelaksana Teknis pada Departement Kebudayaan dan Pariwisata. Jika Anda berkunjung ke sana, nanti Anda bisa melihat riwayat dari museum ini pada patung von Faber.

Dalam satu lingkup museum tersebut terdiri dari beberapa bangunan, diantaranya adalah museumnya sebagai gedung utama, ruang tata usaha, gedung von Faber, gedung Tunanetra, dan satunya apa ya. Saya lupa. Hahaha..

Menikmati Benda Jaman Purba hingga Jaman Kemerdekaan

Pada bagian depan gedung utama terdapat sebuah pendopo dan terdapat Arca Dwarapala yang konon katanya arca ini dianggap dapat menolak segala potensi jahat yang masuk ke area percandian. Makanya di area percandian pasti terdapat sepasang arca ini.

IMG_20171126_095407.jpg
Arca Dwarapala (Dok. pribadi)

Lalu kemudain juga terdapat banyak benda-benda jaman purbakala dulu seperti kuburan batu dan patung-patung lainnya. Ada juga terdapa 5 arca yang di letakkan pada masing-masing ujung simbol plus (+) dan juga terdapat di tengah-tengahnya.

IMG_20171126_095503.jpg

Untuk bisa menikmati benda-benda bersejarah di dalam museum ini hanya membayar tiket 4000 saja per orang. Murah banget kan?!

Pada bagian depan gedung museum dimulai dari benda-benda purbakala mulai dari bebatuan, dan artefak-artefak. Lalu berbelok ke sebelah kiri terdapat benda-benda jaman kerajaan Hindu Budha. Selanjutnya memasuki masa kerajaan Islam, berlanjut ke masa perjuangan ketika kita di jajah oleh Belanda. Lalu pada sisi selanjutnya juga terdapat benda-benda antik dari kayu jati. Sayang banget sih kita tidak diperbolehkan untuk memotret bagian dalam museum. Tidak hanya di lantai 1, ada juga ruang pameran di lantai 2 yang berisi pameran benda-benda sains dan teknologi.

Gedung von Faber

Di sisi luar gedung von Faber terdapat beberapa arca dan di dalam gedungnya ada etalase pameran baju-baju tradisional dari berbagai daerah. Lalu terdapat banyak kursi-kursi yang saya sendiri juga sebenarnya kurang tahu sih gedung ini sebenarnya untuk apa. Mungkin bisa dijadikan gedung pertemuan kali ya.

Gedung Tunanetra

Sebenarnya saya agak kecewa juga sih ketika mau masuk ke gedung ini. Saya pikir akan ada penjaganya. Eh ternyata gedungnya terkunci. Dan saya mencoba mengintip dari luar, isinya juga tidak jauh beda dari gedung utama namun gedung ini tentunya lebih kecil dari gedung utama. Tapi saya tidak melihat jelas apa saja benda yang ada di dalamnya. Karena agak sedikit gelap.

Dokar dan Mobil Tua

Di museum ini juga dipamerkan beberapa dokar tua dengan roda yang besar banget. Lalu ada juga beberapa mobil VW jaman dulu. Antik banget deh pokoknya.

IMG_20171126_101628.jpg
Dokar dan mobil tua (dok. pribadi)

Taman untuk beristirahat

Jika merasa capek setelah berkeliling area museum, tenang saja. Pada area museum ini terdapat beberapa tempat untuk duduk-duduk. Sehingga jika merasa capek, bisa deh duduk-duduk ditempat yang sudah tersedia.

Di area museum ini juga terdapat lapangan yang lumayan luas. Ketika saya kesana, saya mendapati ada sekelompok anak kecil bersama pembimbingnya sedang melakukan kegiatan pramuka. Ternyata museum ini tidak hanya sekedar wisata sejarah, namun bisa juga dimanfaatkan untuk kegiatan umum lainnya. Asal positif pastinya ya.

Yuk deh kita main ke museum. Jangan sampai museum hanya sekedar dijadikan tempat untuk menyimpan benda sejarah namun perlu juga untuk kita kunjungi. Agar museum tersebut tetap ada dan anak cucu kita bisa tahu tentang sejarah Indonesia melalui museum.

Yuk kita memakmuri museum!

IMG_20171126_101156.jpg
Bonus foto saya dan si mas. wwkwkwkkw

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s