Bunda Sayang

Game Level 3 IIP Bunsay : Yuk Kurangi Beban Bumi!

See, Taman bambu ini asik banget kan? Disini suejuukk banget! Liat aja deh kedua sahabat saya ini aja bahagia banget ada disini. Emang karena di taman tersebut sejuk banget.

image

Hutan bambu di taman keputih, Surabaya, 2017


Tapi liat deh tanahnya, masih terdapat sampah-sampah plastik yang susah terurai oleh tanah. Dulu memang taman ini adalah sebuah tempat pembuangan sampah akhir yang oleh Pemkot Surabaya menyulap TPA tersebut menjadi sebuah taman yang bagi saya sangat indah. Tempatnya asyik untuk sekedar jalan-jalan, main ataupun lari pagi.

image

Sampah plastik yang tidak dapat terurai oleh tanah

Lalu apa hubungannya taman ini dengan family project?
Dari kejadian tersebut dan sesuai dengan misi untuk mengurangi beban bumi maka saya pun berkeinginan untuk mengurangi penggunaan plastik. Susah sih emang. Soalnya barang yang dibeli juga pasti ada aja yang menggunakan plastik. Tapi mau gimana lagi karena memang barangnya menggunakan kemasan plastik. Oleh karenanya saya pun sebisa mungkin membawa tote bag kemana-mana agar ketika belanja ke swalayan saya bisa menggunakan tote bag tersebut untuk membawa barang belanjaan saya. Yah itung-itung ngurangin jumlah plastik yang ada di kosanlah.

image

Memanfaatkan tote bag untuk membawa barang belanjaan

Kepikiran juga sih untuk bisa mendaur ulang sampah kemasan plastik. Oleh karenanya sedari sekarang saya harus mengumpulkan info-info baik dari blog, youtube, pinterest, ataupun jurnal cara untuk mendaur ulang sampah kemasan plastik. Setelah itu baru deh eksekusi. Nanti sih tapi nanti kalo udah nikah. Kalo sekarang jujur aja masih males soalnya kosannya kecil. Ngahaha.. ketauan kaaann malesnya. Duh duh duh…

Sebenarnya ada banyak hal sih yang pingin saya lakukan untuk family project, yuk kurangi beban bumi, diantaranya adalah :
1. Memilah sampah menjadi 3 jenis yaitu sampah botol, sampah kemasan, dan sampah organik;
2. Membuat komposter dari sampah organik;
3. Menjadikan sampah sebagai sumber energi listrik (masih penasaran banget gimana bisa sampah dijadikan sumber energi listrik);
4. Urban farming;
5. Daur ulang sampah kemasan dan botol melalui DIY, eksperimen sains sederhana dengan barang seadanya, eh ada juga tuh yang pernah bikin tas dari kantong plasti. Amazing abis kan?;
6. Mengurangi sampah kantong plastik dengan menggunakan tote bag ataupun kardus;

Wheeee,, maunya banyak banget. Nggak apa-apa lah asalkan punya niatan dulu. Yang penting usaha untuk bisa berhasil mewujudkan family project ini tetap dilakukan walaupun benar-benar dari hal yang dianggap receh namun sebenarnya bernilai dollar. Wuhuuu…

Tahapan untuk bisa suksesi family project “Yuk Kurangi Beban Bumi” adalah :
1. Dalam keadaan masih single seperti sekarang ini saya lebih banyak melakukan hal-hal yang bisa saya lakukan seperti memilah sampah menjadi 2 dulu yaitu sampah botol dan juga sampah kemasan+sampah organik;
2. Memanfaatkan botol atau kotak-kota yang ada entah sebagai tempat sunlight, nyimpan receh (untuk sampah botol) ataupun memanfaatkan kotak-kotak untuk meletakkan barang-barang agar lebih tertata;
3. Memanfaatkan tote bag untuk membawa barang belanjaan sebagai bentuk pengurangan penggunaan kantong plastik;
4. Mencari info sebanyak-banyaknya untuk pembuatan komposter, daur ulang limbah sampah kemasan plastik; daur ulang botol bekas dan juga pemanfaatan sampah sebagai energi listrik melalui internet. Nanti kalau udah nikah tinggal eksekusi deh. Kan sudah ada suami yang insyaa Allah siap membantu!

Semoga saja segala niat baik ini bisa terwujud. Aaammiinn…

Jika apa yang saya lakukan ini berhasil. Tentunya akan saya sosialisasikan melalui media sosial agar semakin banyak orang yang mau melakukannya. Selain itu saya sangat berharap bisa mengajak orang-orang disekitar saya terutama anak-anak untuk mencintai bumi yang kita tinggali ini.

Saya tidak bermaksud untuk meniadakan sampah karena saya tau bahwa sampah tidak bisa ditiadakan. Namun kita perlu untuk secara arif menjaga bumi ini agar tidak sakit. Dan saya sangat tau bahwa buanyaaaakkk sekali orang-orang yang berpenghasilan sangat rendah dapat menghidupi keluarganya dengan bekerja sebagai tukang sampah, pemulung, pengepul atau apapun yang berkaitan dengan sampah. Tapi menyadari bahwa bumi ini adalah titipan untuk anak cucu di masa depan maka penting bagi saya untuk mengurangi beban bumi.

Yuk kurangi beban bumi dari sekarang!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s