Matrikulasi · Uncategorized

NHW 6 : Belajar Menjadi Manajer Keluarga Handal

Emiria_23_NHW#6

*BELAJAR MENJADI MANAJER KELUARGA HANDAL*

Bunda, sekarang saatnya kita masuk dalam tahap “belajar menjadi manajer keluarga yang handal.

Mengapa? karena hal ini akan mempermudah bunda untuk menemukan peran hidup kita dan semoga mempermudah bunda mendampingi anak-anak menemukan peran hidupnya.

Ada hal-hal yang kadang mengganggu proses kita menemukan peran hidup yaitu

*_RUTINITAS_*

Menjalankan pekerjaan rutin yang tidak selesai, membuat kita _Merasa Sibuk_sehingga kadang tidak ada waktu lagi untuk proses menemukan diri.

Maka ikutilah tahapan-tahapan sbb :

1⃣ Tuliskan 3 aktivitas yang paling penting, dan 3 aktivitas yang paling tidak penting

Menurut checklist yang sudah saya revisi untuk diri saya sendiri, 3 aktivitas penting yang saya tuliskan didalamnya adalah :

1. Baca buku (apapun) minimal 1 jam per hari
2. Belajar bahasa inggris minimal 1 jam pada hari sabtu
3. Ngerjain tesis

Sedangkan untuk aktivitas yang tidak penting, saya rasa ini adalah aktivitas tak terduga yang saya lakukan diluar catatan checklist saya. 3 aktivitas yang tidak penting yg saya lakukan adalah :

1. Nonton koreaan. Hahaha.. Susah ini mah buat ditiadakan. HUuuft.
2. Dikit-dikit main hape. Emang sih bukan buat main. Kadang sy main hape buat sekedar nulis2 d akun blog atau buka quora. Tapi tetep aja kalo dibiasain berlama-lama bakalan jadi nggak baik (menurut saya) dan terlena
3. Melamun. Hahaha… Menurut saya ini juga adalah aktivitas. Karena kadang pas lagi otak ngblank malah suka melamun dan bikin aktivitas lainnya molor.

2⃣Waktu anda selama ini habis untuk kegiatan yang mana?

Untuk saat ini waktu saya habis buat kencan sama tesis dari pagi sampe pagi lagi. Kurang romantis apa coba saya membersamai tesis 24 hr non stop (Nggak 24 hours juga sih. Masak iya nggak solat, nggak makan, nggak mandi, dsb. hahahha) apalagi membersamai anak dan suami nanti. eaaaaakkkkk….

3⃣Jadikan 3 aktivitas penting menjadi aktivitas dinamis sehari-hari untuk memperbanyak jam terbang peran hidup anda, tengok NHW sebelumnya ya, agar selaras.

Yup, saya kudu minta maaf terus sama checklist saya tiap hari karena selalu ada yang mbrodol alias tidak istiqomah untuk saya jalani kecuali ibadah. Itu kan yang wajib in syaa Allah istiqomah terus. Tapi yang baca buku kadang nggak sampe 1 jam. Mengingat jadwal pengumpulan naskah preview 1 yang semakin di ujung idung. Huhuhu (banyak alesan banget saya)

4⃣Kemudian kumpulkan aktivitas rutin menjadi satu waktu, berikan “kandang waktu”, dan patuhi cut off time ( misal anda sudah menuliskan bahwa bersih-bersih rumah itu dari jam 05.00-06.00, maka patuhi waktu tersebut)

Nah ini, saya rasa untuk saat ini saya akan kesulitan untuk melakukan hal ini. Mungkin kalau sudah menikah jadwal rutin setiap hari bakalan lebih jelas kali ya. Kalau sekarang saya tidak bisa memutuskan jam sekian harus ngapain-ngapain.

5⃣Jangan ijinkan agenda yang tidak terencana memenuhi jadwal waktu harian anda.

iya nih. Kudu kurang2in waktu menjadi korenisme. wkwkkw

6⃣Setelah tahap di atas selesai anda tentukan. Buatlah jadwal harian yang paling mudah anda kerjakan. (Contoh kalau saya membuat jadwal rutin saya masukkan di subuh-jam 07.00 – jadwal dinamis ( memperbanyak jam terbang dari jam 7 pagi- 7 malam, setelah jam 7 malam kembali ke aktivitas rutin yang belum selesai, sehingga muncul program 7 to 7)

Untuk bagian ini saya boleh tidak buat kah?

Karena saya yakin pasti tidak akan di patuhi. Bukannya tidak konsisten. Tapi, untuk kondisi saya yang saat ini seperti ini cukup tidak efektif membuat jadwal rutin. Apalagi kadang kalau dosen udah sms minta bantuan sesuatu. Dikampus bisa seharian. Hahah..

Tapi untuk jadwal dinamis misal solat wajib in syaa Allah sesuai dengan jadwal solat..

Ibadah rutin seperti solat dhuha biasanya saya tergantung sikon. Jika saya tidak ke kampus, saya solat jam 9.00 kalau ke kampus jam 7.30 sebelum itu saya sudah solat dhuha.

Mengaji, Kadang habis subuh kadang habis magrib

Baca buku, ini tergantung sikon. Saya tidak mematokkan diri saya untuk harus membaca buku pada jam berapa. Tergantung mood. Hahah..

Selebihnya waktu saya saat ini habis buat ngerjain tesis. Udah gitu doang..

Tapi saya yakin, in Syaa Allah, setelah menikah pasti ada jadwal rutin yang akan saya miliki. Sehingga untuk bagian ini akan saya buat setelah memiliki keluarga kecil nantinya. In syaa Allah…

7⃣Amati selama satu minggu pertama, apakah terlaksana dengan baik?
kalau tidak segera revisi, kalau baik, lanjutkan sampai dengan 3 bulan.

 

Salam Calon Ibu Profesional,
Emiria Letfiani
Surabaya, 4 Maret 2017

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s